Agenda

Bincang Pagi SPIP di BPKP

  • 13 Feb 2018
  • 08.00 AM

Selasa, 13 Februari 2018, Setjen Wantannas menghadiri undangan Kepala BPKP, Nomor UND-180/K/D2/2018, tanggal 7 Februari 2018 hal Bincang Pagi SPIP.  Acara dihadiri  oleh para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan BPKP dan mengundang para Sesmenko/Sesmen/Sekjen/Sestama K/L yang merupakan Mitra Kerja Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PIP Bidang Polhukam PMK) BPKP. Acara diadakan di Auditorium Gandhi, Gedung BPKP Pusat. Hadir dari Setjen Wantannas adalah Plt Sesjen Wantannas, Irjen Pol Drs. Tjetjep Agus S., MM dan didampingi Kabag Ortala, Tri Hariyadi, S.Sos.,M.AP.

Acara dibuka oleh Kepala BPKP Ardan Adiperdana dalam sambutannya disampaikan bahwa “ tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP ada 5 level yaitu, level 1 masih bersifat rintisan, level 2 berkembang, level 3 terdefinisi, level 4 terkelola dan terukur dan level 5 optimium.” Sesuai amanat RPJMN tahun 2015-2019, ditargetkan seluruh Kementerian Lembaga (K/L) dapat mencapai maturitas SPIP level 3. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan komitmen kuat dari pimpinan K/L dalam hal ini para Sesmenko/Sesmen/Sekjen/Sestama sebagai pemeran kunci terselenggaranya SPIP pada instansi masing-masing untuk mempercepat pencapaian target RPJMN.  Untuk itu, BPKP mengadakan acara Bincang Pagi SPIP yang bertemakan “Strategi Akselerasi Peningkatan Maturitas SPIP dalam Rangka Menyukseskan Target RPJMN”.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan awareness para peserta akan pentingnya SPIP dan tanggung jawabnya selaku pimpinan K/L untuk menerapkan SPIP sesuai PP 60 Tahun 2008 tentang SPIP, knowledge sharing strategi pencapaian maturitas SPIP level 3 dari K/L yang sudah mencapai maturitas SPIP level 3 dan diskusi strategi peningkatan maturitas dari K/L yang belum mencapai maturitas SPIP level 3.

Sebagai pembina penyelenggaraan SPIP maka pengawasan yang dilakukan oleh Kedeputian PIP Bidang Polhukam PMK BPKP diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepada K/L. Hal tersebut dilakukan dengan membudayakan pengenalan dan pengendalian risiko oleh semua personel dan pimpinan dalam pelaksanaan kegiatan utamanya yang dituangkan dalam kebijakan dan prosedur pelaksanaan kegiatan (SOP). Pengkomunikasian dan evaluasi reguler terhadap konsistensi kebijakan dan pelaksanaan kegiatan sesuai SOP diharapkan menyadarkan personel dan pimpinan akan pencapaian tujuan pemerintahan dan pembangunan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kematangan implementasi SPIP secara keseluruhan di K/L.

BAPETEN sebagai salah satu instansi yang mendapat penilaian SPIP level 3, selanjutnya diminta mempresentasikan tekait Proses membangun menuju SPIP di BAPETEN yang disampaikan 3 Sekretaris Utama-BAPETEN  Hendriyanto Hadi Tjahyono. dalam presentasinya disampaikan bahwa hal  terpenting dari penerapan SPIP adalah komitmen pimpinan dalam melaksanakannya, seperti di BAPETEN hal ini telah dibangun sejak tahun 2014.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk meningkatkan komitmen pimpinan K/L. untuk menyelenggarakan SPIP juga sekaligus sebagai ajang sharing implementasi SPlP & masing-masing K/L terkait faktor-faktor yang mendorong kesuksesan implementasi SPlP maupun hambatannya. Diharapkan pula melalui kegiatan ini BPKP mendapat masukan untuk perbaikan pendampingan SPIP di masing-masing K/L.

Bahan Presentasi sebagai berikut:

https://ortala.dkn.go.id/uploads/file/sirebo/strategi-akselerasi-peningkatan-maturitas-spip-kepala-bpkp-13-feb-2018-20180220133157.pdf

https://ortala.dkn.go.id/uploads/file/sirebo/spip-di-bapeten-sestama-bapeten-13-feb-2018-20180220133214.pdf